Sirkuit Chandra Kirana: Legenda Road Race Banjarbaru dan Kebanggaan Otomotif Nasional
- Jun 13, 2026
- Muhammad Maiji ☑️
- EVENTS, SEJARAH, LANDASAN ULIN
BANJARBARU – Jauh sebelum balap motor terpusat di sirkuit non-permanen seperti Lapangan Murjani atau kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru pernah memiliki sirkuit megah yang menjadi kiblat otomotif Pulau Kalimantan. Namanya Sirkuit Chandra Kirana. Bagi pecinta road race era 1990-an hingga 2000-an, sirkuit ini bukan sekadar lintasan aspal, melainkan saksi bisu kejayaan dan lahirnya talenta-talenta balap kebanggaan Banua.
Sejarah mencatat, Sirkuit Chandra Kirana dibangun pada tahun 1996 menggunakan dana pribadi milik pengusaha lokal, H. Muhammad Arsyad (H.M. Syad) melalui CV Chandra Kirana. Menariknya, sirkuit ini dibangun bukan semata untuk bisnis, melainkan dari keresahan melihat maraknya aksi balap liar di jalanan Banjarbaru dan Banjarmasin saat itu.
Dengan dana pembangunan sekitar Rp100 juta—angka yang sangat fantastis di masa itu—H.M. Syad berhasil merampungkan sirkuit ini dalam waktu enam bulan. Dedikasi ini menjadikan Chandra Kirana diakui sebagai salah satu pelopor sirkuit permanen paling awal di Indonesia, bersanding sebagai sirkuit ketiga setelah Sirkuit Ancol di Jakarta dan Sirkuit Sentul di Bogor.
Secara teknis, perancangan sirkuit ini turut melibatkan tokoh otomotif Kalsel, HM Rosehan Noor Bahri. Awalnya, panjang lintasan hanya 800 meter, namun kemudian diekspansi menjadi 1.200 meter demi memenuhi standar ketat penyelenggaraan balap tingkat nasional.
Karakter lintasan Chandra Kirana dikenal sebagai trek cepat (high speed) yang sangat menguji skill pembalap. Dengan total tujuh tikungan yang memacu adrenalin, sirkuit ini kerap menjadi panggung unjuk gigi para joki kuda besi dari berbagai penjuru tanah air.

Fakta Singkat Sirkuit Chandra Kirana Banjarbaru
| Keterangan | Detail |
| Lokasi | Banjarbaru, Kalimantan Selatan |
| Tahun Dibangun | 1996 |
| Pendiri | H. Muhammad Arsyad (H.M. Syad) |
| Panjang Lintasan | ±1.200 meter (setelah pengembangan) |
| Jumlah Tikungan | 7 Tikungan (5 Kanan, 2 Kiri) |
| Momen Bersejarah | Tuan Rumah Yamaha Cup Race 2007 |
Lokasinya yang strategis membuat Chandra Kirana tak pernah sepi dari kalender kejuaraan regional hingga nasional. Salah satu event nasional termegah yang pernah terekam di sirkuit ini adalah ajang bergengsi Yamaha Cup Race (YCR) pada tahun 2007.
Meski kini raungan mesin dua tak di Sirkuit Chandra Kirana hanya tinggal kenangan dan tergantikan oleh perkembangan zaman, namanya tetap abadi. Sirkuit ini adalah tonggak sejarah penting yang membuktikan bahwa Banjarbaru pernah, dan akan selalu menjadi, rumah bagi para pecinta otomotif Indonesia.
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @infokim.id )