Viral Pesan Hacker Lewat 'Chat Audio' di WhatsApp: Pakar Pastikan Hoaks, Ini Penjelasannya
- Jun 04, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an
Banjarbaru - Sebuah pesan berantai yang mengklaim adanya modus peretasan melalui 'chat audio' di grup WhatsApp telah menyebar luas dan meresahkan pengguna. Pesan tersebut memperingatkan bahwa mengklik atau membuka rekaman audio dari peretas dapat mengakibatkan saldo rekening bank korban terkuras habis atau bahkan membuat mereka tertipu untuk meminjamkan uang.

Namun, menurut Alfons Tanujaya, seorang pakar keamanan siber dan forensik digital, informasi yang beredar ini sangat mungkin merupakan hoaks. Alfons menjelaskan bahwa 'chat audio' yang dimaksud dalam pesan viral tersebut sebenarnya adalah fitur terbaru dari WhatsApp yang disebut "voice chat". Fitur ini memungkinkan anggota grup untuk melakukan percakapan suara secara langsung, serupa dengan panggilan grup namun dengan antarmuka yang berbeda.
Alfons menegaskan bahwa tidak ada kerentanan atau celah keamanan dalam fitur voice chat WhatsApp yang dapat dieksploitasi oleh peretas untuk tujuan menguras rekening bank. Fitur ini dirancang untuk komunikasi suara yang aman(terinkripsi end-to-end).
Meskipun demikian, Alfons tetap memberikan peringatan penting: potensi bahaya mungkin muncul jika akun salah satu anggota grup diretas. Apabila akun tersebut jatuh ke tangan peretas, mereka bisa saja menyalahgunakannya untuk menyebarkan informasi palsu atau tautan berbahaya kepada anggota grup lainnya. Tautan berbahaya inilah yang berpotensi merugikan, misalnya melalui serangan phishing atau penyebaran malware, bukan dari fitur voice chat itu sendiri.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu kritis terhadap informasi yang beredar, terutama yang berkaitan dengan keamanan siber dan keuangan, serta selalu memverifikasi kebenaran informasi dari sumber tepercaya sebelum mempercayainya atau membagikannya.
Foto : FtNews
( Sumber: KumparanTech )
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @Banjarbaru.tv)