Tinjau Dapur MBG, Anggota DPR RI Rofiqi Sebut Program Makan Bergizi Gratis Berdampak Positif ke UMKM
- Sep 24, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an ☑️
- PEMERINTAHAN
BANJARBARU – Anggota DPR RI Dapil 1 Kalimantan Selatan, HM Rofiqi, memantau langsung salah satu dapur pengolahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banjarbaru pada Kamis (7/8/2025). Tinjauan ini bertujuan untuk memastikan proses pengolahan makanan sesuai standar dan program berjalan lancar.
“Saya berinisiatif mengecek langsung bagaimana pengolahan menu makanan MBG untuk anak-anak sekolah kita, memastikan program Presiden Prabowo Subianto ini berjalan dengan baik. Alhamdulillah saya lihat semuanya sudah sesuai standar,” kata Rofiqi.
Menurut pantauannya, dapur MBG tersebut tampak bersih dan rapi. Para juru masak, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, bekerja profesional dengan menggunakan apron, masker, dan sarung tangan. Meski dengan anggaran Rp10.000 per porsi, menu yang disajikan cukup lengkap, terdiri dari nasi kuning, lauk ayam, sayur, buah, dan olahan tempe.

Dapur yang ditinjau Rofiqi mampu menyiapkan 3.450 porsi yang didistribusikan ke 12 sekolah di Banjarbaru. Dari program ini, ia melihat adanya dampak positif bagi perekonomian lokal.
“Berdasarkan perhitungan sementara kenaikan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM di Kalsel mencapai 5,12 persen,” pungkas Rofiqi.
Banjarbaru Terdepan, Masih Ada Dua Kabupaten di Kalsel yang Belum Laksanakan MBG
Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim progres program MBG di Kalsel sudah cukup baik. Direktur Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Dr. Gunalan, menyebutkan dari 443 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan, baru 98 unit yang sudah terbangun.
Antusiasme masyarakat Kalsel terhadap program ini sangat positif, meskipun masih ada dua kabupaten yang belum melaksanakannya, yaitu Kabupaten Balangan dan Kabupaten Barito Kuala. Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, mendesak agar pemerintah daerah di dua kabupaten tersebut segera berkoordinasi untuk mempercepat pelaksanaan program.
Secara spesifik di Banjarbaru, Dinas Pendidikan Kota mencatat program MBG telah menjangkau 17.109 siswa per 19 September 2025. Program ini disalurkan melalui sejumlah SPPG yang berkolaborasi dengan yayasan di lima kecamatan, termasuk Sungai Besar, Cempaka, Landasan Ulin, dan Komet.
Foto : idntimes.com
( Sumber: idntimes, Pojokbanua, Banjarmasinpost,)
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @menumbg, @h.muhammadrofiqiofficial, @infokim.id )