Status Siaga Karhutla Ditetapkan, BPBD Banjarbaru Pastikan Kondisi Terkendali Meski Puluhan Hektare Lahan Terbakar
- Jul 28, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an
BANJARBARU – Menghadapi musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak Mei 2025. Meskipun Banjarbaru masih mengalami "kemarau basah," data per Senin (21/7/2025) menunjukkan bahwa sudah terjadi 21 kali kejadian karhutla dengan total 23,2 hektare lahan terbakar.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie, memastikan bahwa situasi karhutla di Kota Banjarbaru masih dalam keadaan aman dan dapat dikendalikan. Dari total lahan yang terbakar, BPBD telah berhasil memadamkan seluas 8,03 hektare.
"Kami sudah mendirikan posko induk bersama TNI-Polri, setiap hari kami melakukan patroli baik di titik-titik rawan bencana," ucap Zaini Syahranie.
Wilayah Kecamatan Landasan Ulin menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Banjarbaru, dengan mencatat 17 kali kejadian karhutla dari total keseluruhan. Lokasi ini semakin menjadi atensi mengingat Bandara Internasional Syamsudin Noor berada di kecamatan tersebut.
Zaini menduga, penyebab karhutla sebagian besar karena adanya kesengajaan masyarakat untuk membuka lahan dengan cara membakar atau membuang puntung rokok sembarangan.
"Untuk membuka lahan baik perkebunan maupun lahan pertanian, kita selalu edukasi masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar," jelasnya.
BPBD Banjarbaru mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah terjadinya karhutla di Banjarbaru.
"Kita sama-sama antisipasi agar Banjarbaru tidak terjadi karhutla," tandas Zaini Syahranie.
Foto : BPBDBanjarbaru
( Sumber: BpbdBanjarbaru, Bpbd.kalsel, Redaksi8.com)
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @infokim.id, @bpbd.kalsel)