SDN 2 Laura Banjarbaru Kekurangan Ruang Kelas: Disdik Banjarbaru Ungkap Penyebabnya

  • Jul 25, 2025
  • Muhammad Maiji Alfu'an

BANJARBARU – Kondisi memprihatinkan melanda SD Negeri 2 Landasan Ulin Utara (Laura), Banjarbaru, di mana sebagian siswa kelas 3 terpaksa belajar lesehan di aula sekolah akibat kekurangan ruang kelas. Situasi ini, yang telah berlangsung selama satu tahun terakhir, menjadi sorotan utama yang kini sedang diupayakan solusinya oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarbaru.

Pantauan di lokasi pada Jumat (18/7/2025) menunjukkan, empat rombongan belajar (rombel) siswa kelas 3 menempati aula sekolah dengan sekat sebagai pembatas. Kepala SD Negeri 2 Laura, Nurdin, menjelaskan bahwa aula tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar.

"Pada mulanya aula ini tidak seperti ini. Karena kekurangan kelas, kami manfaatkan aula ini sebagai ruang belajar untuk memenuhi kebutuhan siswa kita," ucap Nurdin. Ia mengakui, kondisi ini jauh dari ideal karena ruangnya yang terbuka, menyebabkan guru dan siswa di satu rombel terganggu oleh aktivitas di rombel lain. "Anak-anak tidak fokus dalam belajar. Beda halnya di ruang kelas yang aman daripada yang terbuka," imbuhnya.

Nurdin sangat berharap pemerintah dapat membantu menyelesaikan masalah sengketa lahan sekolah agar pembangunan ruang kelas baru bisa dilakukan.

 

Disdik Banjarbaru Ungkap Akar Masalah: Sengketa Lahan

Kepala Disdik Banjarbaru, Dedy Sutoyo (Dedsoe), membenarkan adanya kekurangan ruang kelas di SDN 2 Laura. Menurutnya, penyebab utama adalah sengketa lahan di sekitar lingkungan sekolah yang masih berproses di pengadilan. Hal ini berbeda dengan SDN 5 Syamsudin Noor yang sudah berhasil menambah rombel.

"SD Negeri 2 Laura ini yang ketinggalan, karena masih menyisakan sengketa lahan yang masih berproses di pengadilan. Makanya tidak kita sentuh," ungkap Dedsoe pada Selasa (22/7/2025). Ia menambahkan bahwa aula memang dibangun sebagai solusi sementara untuk menampung murid yang terus bertambah.

Meskipun demikian, Dedsoe memastikan bahwa Disdik Banjarbaru telah mengirimkan bantuan meja dan kursi untuk siswa kelas 3 di SDN 2 Laura, dan fasilitas tersebut kini sudah digunakan oleh para siswa.

Untuk jangka panjang, Disdik Banjarbaru terus berupaya mencari solusi perluasan sekolah. Dedsoe mengungkapkan pihaknya telah bertemu dengan komite dan kepala sekolah, dan sedang menjajaki kemungkinan perluasan di sisi belakang sekolah. "Kayaknya lebih aman, ada lahan di belakang, hanya saja, dengar-dengar masih sengketa juga. Di belakang sekolah itu masih ada beberapa (lahan) yang kita manfaatkan," jelasnya.

Disdik Banjarbaru berkomitmen untuk mencari pemilik lahan di belakang sekolah dan mengajak mereka bekerja sama agar lahan tersebut dapat digunakan untuk perluasan dan penggantian rugi, demi kenyamanan belajar para siswa.

 

Foto : Pojokbanua.com, Kanalkalimantan

( Sumber: Pojokbanua.com)

(Editor/Alf/KimLutengBungas)

 

Kunjungi Juga :

Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas,  @infokim.id,  pojokbanua)