Respons Cepat Pasca Banjir Januari 2026: Pemko Banjarbaru Gencarkan Normalisasi Sungai dan Realisasikan Rumah Panggung
- Jan 22, 2026
- Muhammad Maiji ☑️
- PEMERINTAHAN, LANDASAN ULIN TENGAH
BANJARBARU – Pasca banjir yang melanda pada awal Januari 2026, Pemerintah Kota Banjarbaru bersama DPRD Kota Banjarbaru bergerak cepat melakukan penanganan komprehensif. Tidak hanya fokus pada infrastruktur drainase, strategi adaptasi lingkungan melalui pembangunan rumah panggung di kawasan rawa juga mulai direalisasikan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Banjarbaru, M. Deny Pramudji, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menggencarkan normalisasi sungai, khususnya di Kecamatan Landasan Ulin, Liang Anggang, dan sebagian Cempaka.

“Fokusnya banyak di bagian hilir yang berbatasan dengan kabupaten sebelah, seperti Sungai Peramuan, Jembatan Dua, Jembatan Tiga, Tambak Buluh, Sungai Kuranji, hingga Sungai Karya Manuntung,” ujar Deny.
Ia menyebutkan, upaya normalisasi dan pelebaran di Sungai Karet (ujung Sungai Kemuning) telah membuahkan hasil, di mana tahun ini kawasan Sungai Kemuning relatif aman dari banjir. Namun, evaluasi ketat terus dilakukan untuk kawasan Tambak Buluh yang masih terdampak.
Bukan Isu Baru, Tapi Penanganan Nyata
Menanggapi persoalan banjir ini, Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Siska Monalisa, menegaskan bahwa banjir adalah masalah lama yang kini ditangani dengan kerja nyata. Ia mengapresiasi langkah Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang turun langsung ke lapangan.
“Ini masalah lama, yang membedakan adalah sekarang Pemko dan DPRD benar-benar bergerak bersama. Kami tidak hanya bicara, tapi turun ke lapangan dan berkoordinasi lintas instansi hingga ke pusat,” tegas Siska.
Rumah Panggung: Solusi Adaptasi di Lahan Rawa
Selain normalisasi, solusi konkret jangka panjang juga dihadirkan melalui konsep hunian adaptif. Siska Monalisa mengungkapkan bahwa pembangunan rumah panggung di kawasan rawan banjir seperti Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, bukan sekadar wacana.
“Hingga saat ini, dua unit rumah panggung sudah rampung dan satu unit dalam tahap penyelesaian. Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemko Banjarbaru juga telah mengalokasikan pembangunan 10 unit rumah panggung tambahan,” jelas Politisi Golkar tersebut, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, pembangunan ini adalah fakta lapangan yang harus segera diikuti dengan regulasi yang jelas. Hal ini penting agar penataan kawasan rawa di Liang Anggang dan sekitarnya dapat dilakukan secara terarah, memprioritaskan keselamatan warga, dan keberlanjutan lingkungan.
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @infokim.id )