Realisasi Nyaris 80 Persen, Dishub Banjarbaru Tingkatkan Target Retribusi Parkir Menjadi Rp2,8 Miliar

  • Aug 21, 2025
  • Muhammad Maiji Alfu'an ☑️

BANJARBARU – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banjarbaru dari sektor retribusi parkir menunjukkan performa yang sangat positif. Hingga awal Agustus 2025, realisasi retribusi parkir telah mencapai Rp1,903 miliar, atau nyaris 80 persen dari target awal di APBD 2025 sebesar Rp2,4 miliar.

Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru, Rajianoor Yahya Lukmana, mengatakan bahwa capaian ini mencerminkan peningkatan yang signifikan, sekitar 18 hingga 22 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Peningkatan pendapatan dari retribusi parkir menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam sistem pengelolaan parkir kota, terutama dalam hal pengawasan dan digitalisasi layanan,” ungkap Yahya.

Salah satu faktor utama yang mendorong lonjakan ini adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai, seperti QRIS dan e-parkir. Inovasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi dan menekan kebocoran pendapatan.

"Penggunaan QRIS sudah mulai memberikan dampak, meski belum terlalu signifikan. Namun, ini menunjukkan komitmen kami dalam membangun sistem yang lebih akuntabel dan dipercaya masyarakat," tambahnya.

Berkat tren positif ini, UPT Perparkiran berencana menaikkan target retribusi parkir di APBD Perubahan 2025 menjadi Rp2,8 miliar. Titik parkir yang menjadi penyumbang terbesar adalah Pasar Ulin Raya, Pasar Bauntung, dan kawasan Lapangan Murjani, yang memiliki volume kendaraan dan aktivitas ekonomi padat.

Yahya menjelaskan, untuk APBD tahun 2026, target akan disusun berdasarkan proyeksi realistis dengan mempertimbangkan perluasan titik parkir dan elektronifikasi lebih lanjut.

 

Foto : pojokbanua.com , bakabar.com

( Sumber: Pojokbanua.com )

(Editor/Alf/KimLutengBungas)

 

Kunjungi Juga :

Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas,  @dishub.bjb, @upt_perparkiranbjb )