Program 3 Juta Rumah Gratis di Kalsel Hadapi Tantangan Lahan Gambut dan Perizinan, Meski Animo Masyarakat Tinggi
- Aug 01, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an
BANJARBARU – Program 3 juta rumah gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan di Kalimantan Selatan. Provinsi ini disebut memiliki potensi besar dalam program tersebut, mengingat tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan hunian layak, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalimantan Selatan (Satker PKP Kalsel), Mohamad Radjiman Ododay, mengungkapkan hal ini usai diskusi publik bertajuk “Mewujudkan Hunian Layak, Gratis dan Berkeadilan untuk Semua” di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Banjarbaru pada Kamis (24/7/2025). "Secara nasional, Kalsel urutan ke-8, di luar Pulau Jawa yang paling tinggi penyerapan FLPP," ujarnya.
Namun, di balik tingginya minat, Radjiman menyoroti beberapa tantangan besar dalam merealisasikan program ini di Bumi Lambung Mangkurat. Pertama, masalah perizinan yang dinilai masih memerlukan penyempurnaan. Kedua, kondisi lahan, di mana Kalsel memiliki banyak lahan gambut.
"Pedoman yang kita miliki belum secara spesifik mengatur bagaimana rumah MBR yang di atas lahan-lahan tertentu salah satunya lahan gambut. Sementara oleh pemerintah digodok, semoga segera mungkin bisa selesai dan jadi pedoman kita semua," harap Radjiman.
Mewakili Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Kalsel, Aris Perdana, mendukung penuh program pemerintah pusat ini. Pihaknya berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan dalam perizinan dan tidak menambah syarat-syarat yang memberatkan di luar aturan pusat. "Contohnya pembuatan UKL UPL di Banjarmasin dan Barito Kuala waktunya lama dan lahan membuatnya diwajibkan di atas 5 hektare," bebernya.
Perwakilan APERSI Kalsel lainnya, Fata Satriya, menyoroti persyaratan perizinan yang mengharuskan permohonan perumahan memakai Hak Guna Bangunan (HGB) perseorangan, sehingga tidak bisa paralel dalam satu waktu. "Ini yang menyebabkan sertifikat harus atas nama perumahan baru bisa jalan. Padahal di tempat lain, surat penguasaan fisik bisa dijadikan dasar dan itu terjadi di Banjarbaru," tambahnya.
Dema Pospera Kalsel Gelar Diskusi Publik Kawal Program 3 Juta Rumah Gratis
Sehari setelahnya, pada Jumat (25/7/2025), Dewan Mahasiswa Posko Perjuangan Rakyat (Dema Pospera) Kalimantan Selatan menggelar diskusi publik di Banjarmasin untuk membahas program strategis pemerintah terkait penyediaan tiga juta unit perumahan gratis bagi masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Widia, menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud peran aktif mahasiswa sebagai agen masyarakat untuk mengawal dan menyosialisasikan program pemerintah tersebut. "Kami dari kawan-kawan mahasiswa, kan sebagai agen masyarakat juga, melihat bahwa pemerintah itu ingin mengeluarkan sebuah program, jadi kami mewadahi dan menyalurkan, mulai dari pihak dinas, instansi terkait, dan masyarakat untuk sama-sama kita berdiskusi," ujar Widia.
Diskusi yang berlangsung interaktif ini menghadirkan narasumber dari Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD APERSI) Provinsi Kalimantan Selatan. Para narasumber memberikan penjelasan komprehensif mengenai teknis pelaksanaan program, mulai dari mekanisme pendataan, skema pembangunan, hingga kriteria penerima manfaat.
"Penekanannya adalah untuk memberitahu masyarakat bagaimana sih? dan apa sih sebenarnya program ini? Makanya kami juga mengundang narasumber yang ahli di bidangnya, dan mereka menjelaskan dengan detail tadi. Bahkan warga juga sangat interaktif untuk bertanya," tambah Widia.
Widia menegaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai bentuk sosialisasi sekaligus kontrol publik terhadap jalannya implementasi kebijakan pemerintah. "Tentunya kami ingin memastikan program ini berjalan secara transparan, adil, dan tepat sasaran, terutama menyentuh kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tutupnya.
Foto : pojokbanua, kbk.news
( Sumber: pojokbanua.com, kbk.news )
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @dpdapersikalsel, @dema_posperakalsel )