Pemprov Kalsel Siaga Karhutla, Ajukan 7 Helikopter dan Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga
- Jun 11, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an
BANJARBARU, Kalimantan Selatan — Pergantian musim dari hujan ke kemarau telah tiba di Indonesia, tak terkecuali Kalimantan Selatan, yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menanggapi ancaman ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan sejumlah persiapan proaktif untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.
.jpeg)
Salah satu langkah utama adalah pengajuan permohonan bantuan lima unit helikopter water bombing dan dua unit helikopter patroli kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurut Bambang Dedi Mulyadi, Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Kalsel, bantuan ini sangat krusial untuk pemadaman api dari jalur udara dan kegiatan patroli Karhutla. Ini penting, terlebih area kosong di sekitar Bandara Syamsuddin Noor kerap terbakar dan menghasilkan kabut asap yang berpotensi mengganggu operasional penerbangan.
Gubernur Kalsel sendiri telah menandatangani usulan permohonan bantuan helikopter ini. Bambang Dedi Mulyadi menjelaskan, "Ini jadi sangat-sangat cepat meskipun prediksi BMKG kalau Kalsel akan masuk puncak (kemarau) di Agustus." Ia menambahkan, pesan Gubernur adalah jangan sampai terlambat dalam pengusulan bantuan ke pusat, agar ada jeda waktu bagi pemerintah pusat untuk melakukan analisa kelayakan bantuan.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan kesiapan Polda Kalsel untuk menerjunkan personel sebanyak-banyaknya menyesuaikan kondisi di lapangan. "Kami siapkan ini personel dari TNI, Polri, dan seluruh perlengkapan termasuk BPBD ya, dan seluruh perlengkapan yang kami miliki," tegas Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Dalam hal inovasi penanggulangan Karhutla, langkah-langkah yang dilakukan serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. "Kami bersama TNI, sama BPBD itu kami menyiapkan peralatan-peralatan kebakaran seperti tangki-tangki air, kami menyiapkan juga embung-embung air," tambah Kapolda kalsel tersebut.
BPBD Kalsel sangat berharap pemerintah pusat bisa menyetujui permintaan bantuan helikopter ini. Hal ini demi memastikan upaya penanggulangan Karhutla bisa berjalan optimal, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui akses darat.
Foto : BPBD.kalsel, rri.co.id, banuatv.com
( Sumber: BanuaTv.com )
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @bpbd.kalsel, @humas_poldakalsel_official, @banuatvstreaming )