Journalist Camp 5: Wadah Peningkatan Literasi dan Profesionalisme Jurnalistik Bagi KIM dan Generasi Muda Kalsel
- May 31, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an
"Journalist Camp 5", sebuah pelatihan jurnalistik komprehensif yang dikemas dalam suasana berkemah di alam terbuka, telah sukses digelar di Villa Agung, Desa Mandiangin Timur, Kabupaten Banjar, dari tanggal 26 hingga 28 Mei. Kegiatan kolaboratif antara komunitas media online Baret 78 dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi wadah penting bagi peningkatan literasi, profesionalisme jurnalistik, dan pembekalan keterampilan bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) serta generasi muda di Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini melibatkan 100 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, dan anggota KIM desa. Menurut Ketua Pelaksana, Sayyid Maulana Ahmad, Journalist Camp telah menjadi agenda rutin tahunan sejak digagas pada tahun 2021. Erlinda Puspita Ningrum dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Provinsi Kalimantan Selatan bahkan menegaskan bahwa "Journalist Camp 5" kini resmi masuk dalam agenda tahunan Pemprov Kalsel, menandai komitmen pemerintah dalam mengembangkan jurnalisme di daerah.
Berbagai materi esensial disampaikan oleh narasumber berkompeten. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmie, menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial dan menjaga etika dalam penulisan berita. Ia mengingatkan agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan dampak hukum serta mengajak peserta, khususnya dari KIM, untuk produktif menciptakan konten positif yang mampu mengangkat potensi daerah. Zainal Helmie juga menegaskan perlunya menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, dengan mengutamakan akurasi, integritas, dan kepentingan publik.
Materi dasar-dasar jurnalisme disampaikan oleh jurnalis lepas Doni Muslim, yang merujuk pada buku "The Elements of Journalism". Doni menggarisbawahi pentingnya disiplin verifikasi dan keberpihakan jurnalis kepada masyarakat untuk memberikan ruang bagi suara publik.
Ahli Pers Dewan Pers, Fathurrahman, membekali peserta dengan materi sejarah jurnalistik, dari masa kemerdekaan hingga era reformasi. Ia menjelaskan bagaimana kemajuan teknologi mengubah lanskap pers dan menekankan bahwa pers memiliki ciri khas fakta yang diverifikasi, ditulis berimbang, serta sesuai hukum dan etika, yang membedakannya dari media sosial. Untuk menghadapi tantangan ini, Diskominfotik Kalsel berencana mengembangkan inovasi yang menyesuaikan jurnalistik di era digital pada penyelenggaraan berikutnya.

Tidak hanya materi jurnalistik, peserta juga dibekali materi kewirausahaan (entrepreneurship) oleh Manajer EHS Kodeco Agro Jaya Mandiri, I Made Indra. Ia mendorong peserta untuk memiliki ketekunan dan konsisten dalam merealisasikan ide bisnis.
Sejalan dengan semangat kewirausahaan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, Aidil Basith, menekankan pentingnya bagi KIM untuk memasarkan potensi daerahnya masing-masing. Dengan adanya lebih dari 90% wilayah Kabupaten Banjar yang kini bebas blank spot, ia berharap KIM dapat memanfaatkan ini untuk "menjual" potensi lokal seperti wisata, alam, dan kerajinan tangan, yang berpotensi menjadi sumber pemasukan.

Untuk menguatkan kebersamaan dan kerja sama tim, sesi outbound turut menjadi bagian dari kegiatan. Ferri, salah satu trainer outbound, menjelaskan bahwa sesi ini dirancang dengan berbagai permainan untuk membangun keakraban, melatih komunikasi yang lancar, saling percaya, serta ketulusan dalam mencapai tujuan bersama.
Journalist Camp 5 diharapkan tidak hanya membekali peserta dengan ilmu jurnalistik, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi agen informasi yang bertanggung jawab, bijak bermedia sosial, serta mampu menggali dan mempromosikan potensi daerah masing-masing, demi peningkatan literasi dan pembangunan Kalimantan Selatan.
Foto : Tim JC 5, Banuatv, Kim Luteng Bungas
( Sumber: Banuatv.com )
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @journalist_camp)