Jelang Akhir Tahun, Pemko Banjarbaru Borong Dua Penghargaan

  • Dec 20, 2024
  • Muhammad Maiji Alfu'an

Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Muhammad Aditya Mufti Ariffin kembali meraih prestasi gemilang. Dua penghargaan sekaligus berhasil diraih, yakni penghargaan Terbaik III dalam Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024 dan Penghargaan Kelurahan Berbasis Digital di sektor pasar se-Kalimantan Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kepada Wali Kota Aditya dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2025 yang digelar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada Rabu (18/12/2024).

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi pemerintah daerah dan kepala satuan kerja untuk terus meningkatkan kinerja mereka.

Wali Kota Aditya, saat dikonfirmasi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menyebut penghargaan pengelolaan DAK Fisik mencerminkan tanggung jawab Pemko Banjarbaru kepada masyarakat.
“Pengelolaan DAK Fisik kami cepat dalam penyalurannya, termasuk persentase kontrak terhadap rencana kegiatan, serta capaian outputnya. Dengan percepatan penyaluran, manfaatnya tentu lebih cepat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Aditya.

Sementara itu, Penghargaan Kelurahan Berbasis Digital dari sektor pasar se-Kalsel juga menjadi bukti kesuksesan Aditya dalam mendorong digitalisasi di sektor perdagangan. Inisiatif ini tak hanya mempermudah masyarakat sebagai pembeli, tetapi juga memberikan kemudahan bagi para pedagang di pasar.

Sebagai tambahan informasi, pada akhir tahun 2024, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai 5,23 persen, melampaui target nasional sebesar 4,95 persen. Kota Banjarbaru dinilai memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian ini, menjadikannya sebagai salah satu motor penggerak utama ekonomi di wilayah tersebut. 

(Orz/MedCenBJB).

(Editor/Alf/LutengBungas)