INSPIRASI dari Kanvas: Sentuhan Anak Muda Hidupkan Warisan Budaya Banjar
- Aug 27, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an ☑️
BANJARBARU – Pameran Seni Rupa Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) bertajuk “Rupa Banjar” resmi dibuka di Kota Banjarbaru pada Senin (25/8/2025). Pameran yang berlokasi di Kala Cafe ini merupakan hasil kolaborasi antara Art Production dan Ikatan Pelukis Kalimantan Selatan (IPKS) Banjarbaru, menampilkan 25 karya dari perupa lokal.
Pameran ini digelar selama tujuh hari, dari 25 hingga 31 Agustus 2025, dengan tujuan utama melestarikan kekayaan budaya Banjar yang kian tergerus modernisasi. Lukisan yang dipamerkan menggambarkan berbagai warisan budaya tak benda, seperti tari baksa kambang, madihin, hingga tradisi langka balamut.
Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru, Abdul Malik, yang membuka pameran ini menyampaikan apresiasi tinggi. Ia menilai pameran ini bermanfaat untuk memfasilitasi bakat seniman dan mendorong ekosistem seni rupa yang lebih hidup di Banjarbaru.
Ketua Harian IPKS Banjarbaru, Eko Budiono, menjelaskan bahwa pameran ini ingin memperkenalkan kembali warisan budaya tak benda kepada masyarakat. “Pameran ini juga mengangkat kembali warisan budaya tak benda yang semakin hari semakin tergerus oleh kemajuan teknologi,” sebutnya.
Sentuhan Segar dari Generasi Muda Pameran "Rupa Banjar" juga menjadi wadah bagi seniman muda untuk menunjukkan interpretasi kreatif mereka terhadap budaya lokal. Aisyah Salsabila, salah satu pelukis muda, menampilkan karya berjudul “Pasar Terapung: Denyut Nadi Sungai”. Lukisan ini menggambarkan ikon khas Kalsel sebagai cerminan identitas budaya yang penuh warna.

Sementara itu, Gusti Eva Pebriana menampilkan karya berjudul “Baksa Kambang dan Baksa Dadap”. Ia memilih tarian ini karena merefleksikan nilai budaya dan makna spiritual yang dalam. Eva mengaku karyanya dibuat setelah riset mendalam, menunjukkan keseriusan generasi muda dalam melestarikan tradisi.
Dengan menampilkan karya dari berbagai aliran dan generasi, pameran ini menjadi bukti bahwa seni rupa di Banjarbaru terus berkembang dan menjadi media efektif untuk mengarsipkan serta menghidupkan kembali perjalanan budaya masyarakat Banjar.
Foto : Banjarmasinpost, Habarkalimantan
( Sumber: Banjarmasinpost, Habarkalimantan )
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @art.production.official, @ipks.banjarbaru )