Erna Lisa Halaby Perdana Pimpin Apel dan Sampaikan Visi Banjarbaru Emas di DPRD
- Jul 04, 2025
- Muhammad Maiji Alfu'an
- PEMERINTAHAN
BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru terpilih, Hj. Erna Lisa Halaby, bersama Wakil Wali Kota Wartono, resmi memulai babak baru kepemimpinan mereka dengan langsung tancap gas di berbagai agenda penting. Pada Senin, 30 Juni 2025, Erna Lisa perdana memimpin Apel Gabungan seluruh perangkat daerah di Lapangan Doktor Murdjani, dan pada hari yang sama, keduanya menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru.
Dalam apel gabungan, Wali Kota Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta apel, menandakan semangat kedisiplinan dan komitmen bersama untuk Banjarbaru yang lebih baik. "Melalui momentum apel ini, saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk tetap profesional, bekerja dengan penuh integritas dan menjaga semangat kolaborasi," ucapnya, menekankan bahwa keberhasilan pemerintah mustahil dicapai sendiri tanpa kerja sama solid dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memperkenalkan visi besar kepemimpinannya: Banjarbaru Emas, akronim dari Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera.

Di hari yang sama, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru, Wali Kota Lisa bersama Wakil Wali Kota Wartono menyampaikan pidato perdana mereka sekaligus Nota Pengantar Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Lisa Halaby menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab.
"Kami akan bekerja keras, bekerja ikhlas, dan bekerja cerdas bersama seluruh elemen masyarakat dalam menyempurnakan metamorfosis Banjarbaru menuju visi besar Banjarbaru Emas," tegasnya di hadapan anggota dewan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru telah menyiapkan empat pilar program utama:
-
Banjarbaru Charity: Fokus pada bantuan kemanusiaan, termasuk insentif penggali kubur, bantuan rumah tidak layak huni, dan perlengkapan sekolah bagi keluarga tidak mampu.
-
Banjarbaru Business Incubator: Bertujuan membentuk sentra UMKM, menyediakan pelatihan dan pendampingan, serta ruang kreatif masyarakat.
-
Banjarbaru Best Quality Government: Meliputi peningkatan kualitas ASN, tenaga pendidik, serta pelayanan publik berbasis digital.
-
Banjarbaru Priority Area: Mencakup pembangunan Islamic Center, penyediaan taman kota, serta penataan drainase dan sumur resapan di wilayah rawan banjir.
Selain program jangka menengah dan panjang, Wali Kota Lisa juga memaparkan 21 program prioritas yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja pertama. Program-program ini mencakup normalisasi sungai, pembaruan data penerima bantuan sosial, peningkatan sanitasi di sekolah dan lingkungan masyarakat, pembenahan penerangan jalan, serta penertiban kabel semrawut dan bangunan tanpa izin.
Wali Kota Lisa juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dengan membatasi kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat. "Perubahan APBD ini bertujuan menyempurnakan program-program yang sudah berjalan agar lebih tepat sasaran, sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah," jelasnya.
Rapat paripurna ini menjadi tonggak awal bagi kepemimpinan baru di Banjarbaru untuk memulai langkah nyata dalam mewujudkan kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat.
Foto : MediaCenterBanjarbaru
( Sumber: mediacenter.banjarbarukota.go.id)
(Editor/Alf/KimLutengBungas)
Kunjungi Juga :
Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @banjarbaru.tv, @infokim.id)