Dukung Ekonomi Kreatif dan Lingkungan, PT PLN Beri Bantuan TJSL untuk Eco Pine Borneo Banjarbaru

  • Jul 22, 2025
  • Muhammad Maiji Alfu'an
  • SOSIAL, PEMERINTAHAN

BANJARBARU – Komitmen PT PLN dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali terwujud. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mereka, PT PLN menyerahkan bantuan signifikan kepada Eco Pine Borneo, sebuah UMKM inovatif di Banjarbaru, pada Rabu siang (16/7/2025). Penyerahan bantuan ini dilangsungkan di komplek Graha Mega 2 No. 4B RT. 29, Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru, sekaligus menandai grand opening rumah produksi Eco Pine Borneo.

Eco Pine Borneo adalah UMKM lokal yang berfokus pada pengolahan limbah daun nanas menjadi serat daun nanas. Serat ini tidak hanya dapat dijual langsung, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi seperti bahan tekstil, tas, dan hiasan. Aktivitas ini menunjukkan bagaimana ekonomi kreatif bisa berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada PT PLN. "Atas nama Pemerintah Kota Banjarbaru, Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PLN atas komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat," tutur Lisa.

Wali Kota menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan. Ia yakin bantuan ini akan menjadi "energi baru" bagi UMKM untuk tumbuh menjadi lebih kuat, inovatif, dan berdaya saing, serta mampu meningkatkan produksi demi memenuhi permintaan konsumen.

Bantuan yang diserahkan kepada Eco Pine Borneo meliputi peralatan produksi, penambahan daya listrik, renovasi rumah produksi, dan pendampingan usaha. Dampak dari bantuan ini sudah terlihat jelas. Owner Eco Pine Borneo, Dessyana Yudiarny, menjelaskan bahwa sebelum ada bantuan, produksi serat nanas hanya beberapa ons per hari. Namun, setelah mendapatkan dukungan dari PT PLN, produksi harian melonjak hingga 2 Kg serat nanas per hari.

Yang membanggakan, serat nanas hasil olahan Eco Pine Borneo ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, melainkan telah berhasil diekspor ke berbagai negara, seperti India, Kuwait, Singapura, dan Taiwan. Keberhasilan ini menjadi bukti potensi besar UMKM lokal Banjarbaru di kancah global.

 

Foto : mediacenter.banjarbarukota

( Sumber: mediacenter.banjarbarukota )

(Editor/Alf/KimLutengBungas)

 

Kunjungi Juga :

Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas,  @infokim.id, @ecopineborneo)