Bandara Syamsudin Noor Kembali Berstatus Internasional, Siap Dongkrak Ekonomi Kalsel

  • Jun 09, 2025
  • Muhammad Maiji Alfu'an

BANJARBARU – Bandar Udara Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kini secara resmi kembali menyandang status sebagai bandara internasional. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 30 Tahun 2025, membuka kembali pintu gerbang Kalimantan Selatan untuk konektivitas udara global.

GM_SyamsudinnorAirport_Khaerul Assidiqi (Foto:@Syamsudinnorairport)

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Syamsudin Noor, Khaerul Assidiqi, menyampaikan bahwa keputusan ini adalah kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat Kalimantan Selatan. "Dengan kata lain, bandara ini bisa kembali melayani penerbangan internasional reguler, di samping penerbangan Umroh dan Haji yang memang sudah berjalan," jelas Khaerul.

Pengembalian status internasional ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kolaborasi intensif dari berbagai pihak, termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada PT Angkasa Pura Indonesia. Serangkaian rapat koordinasi, peninjauan lapangan, serta pemastian kesiapan infrastruktur, sarana, dan prasarana di bandara telah dilakukan. Dukungan dari seluruh kementerian terkait sebagai dasar permohonan yang disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan kepada Kementerian Perhubungan juga menjadi kunci.

Khaerul Assidiqi memaparkan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Syamsudin Noor telah mempersiapkan tiga aspek utama untuk pelayanan penerbangan internasional: People, Proses, dan Premises (infrastruktur).

"Dari sisi proses, kami telah berkoordinasi secara intens dan berkolaborasi dengan pihak CIQ (Customs, Immigration, Quarantine). Semua dokumen administrasi, kajian, serta dukungan dari Kementerian terkait juga sudah dipenuhi. Guna pemastian hal tersebut juga telah dilakukan kunjungan lapangan oleh tim Komite FAL Kementerian Perhubungan," terangnya.

Pada aspek infrastruktur dan fasilitas, Terminal Bandara Syamsudin Noor telah ditata ulang secara menyeluruh. Area keberangkatan dan kedatangan internasional telah dilengkapi dengan area karantina, isolasi, kepabeanan, serta titik layanan imigrasi. Pemenuhan kelengkapan fasilitas operasional, termasuk pembuatan sekat di area gate internasional dan fasilitas pendukung lainnya, juga telah dilakukan berdasarkan pengecekan bersama tim CIQ.

"Dari sisi people, kami memastikan kesiapan sumber daya manusia baik internal maupun dukungan instansi eksternal agar dapat memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa," tambah Khaerul. Saat ini, pelayanan terhadap Air Crew Penerbangan Embarkasi Haji Banjarmasin sudah berjalan dan memerlukan perlakuan penerbangan internasional. Dengan seluruh persiapan ini, Bandara Syamsudin Noor optimistis dapat memberikan layanan penerbangan internasional yang aman, nyaman, dan sesuai standar global.

Ke depannya, Bandara Syamsudin Noor berencana untuk menjajaki potensi rute penerbangan internasional dengan berbagai maskapai. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan lalu lintas internasional dari dan ke Kalimantan Selatan, yang pada gilirannya akan memacu pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan pariwisata di provinsi tersebut.

 

Foto : Syamsudinnorairport, rri.co.id

( Sumber: rri.co.id )

(Editor/Alf/KimLutengBungas)

 

Kunjungi Juga :

Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @syamsudinnoorairport, @khaerulassidiqi )