Menteri UMKM Puji Kepemimpinan "Pakai Hati" Wali Kota Lisa dan Dorong Soto Banjar Go International

  • Apr 23, 2026
  • Muhammad Maiji ☑️
  • PEMERINTAHAN

BANJARBARU – Peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan. Kehadiran Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, memberikan sinyal kuat bahwa Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ini siap menjadi barometer ekonomi kreatif dan gastronomi dunia.

Rangkaian kunjungan dimulai dengan penjemputan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Bandara Syamsudin Noor pada Minggu (19/4/2026) malam. Didampingi Ketua TP PKK H. Riandy Hidayat dan jajaran DPRD, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa momen ini adalah peluang emas untuk membuat UMKM lokal "naik kelas".

Kepemimpinan yang Humanis Dalam puncak peringatan di Lapangan Murjani, Senin (20/4/2026), Menteri Maman memberikan pujian khusus terhadap gaya kepemimpinan Wali Kota Lisa Halaby. Menurutnya, pendekatan humanis dan empati menjadi kunci kemajuan daerah.

“Kalau sebuah kota dipimpin dengan hati, saya yakin masyarakatnya akan semakin maju dan sejahtera,” ujar Menteri Maman di hadapan ribuan warga Banjarbaru.

Soto Banjar Menuju Gastronomi Dunia Salah satu sorotan utama adalah Festival Soto Banjar yang menyajikan 15.000 porsi gratis bagi masyarakat. Menteri UMKM mendorong kuliner ikonik ini untuk tidak hanya jago kandang, tetapi masuk dalam identitas gastronomi dunia.

"Soto Banjar memiliki potensi besar menembus pasar internasional. Ini peluang bagi pengusaha UMKM kuliner untuk tumbuh dengan dukungan permodalan dan kemudahan perizinan yang akan terus kami dorong," tambahnya.

Data UMKM Banjarbaru yang Inklusif Berdasarkan data kementerian, Banjarbaru kini memiliki 42.114 unit usaha, dengan rincian:

  • Usaha Mikro: 41.552 unit.

  • Usaha Kecil: 491 unit.

  • Usaha Menengah: 71 unit.

Menariknya, ekosistem ekonomi Banjarbaru tergolong sangat inklusif dengan adanya 1.073 pengusaha dari kalangan disabilitas. Hal ini memperkuat karakter kota yang terbuka bagi semua kalangan untuk berkarya melalui ekonomi kreatif seperti Batik Sasirangan dan tradisi Madihin.

Tantangan dan Sinergi Menteri Maman juga mengingatkan tantangan nasional berupa produk impor ilegal yang mengancam pasar domestik. Ia mengajak seluruh "bubuhan" Banjarbaru untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi sesuai tema Hari Jadi: "Kita Gawi Sabharataan". Sebagai bentuk apresiasi, Menteri UMKM menyerahkan sertifikat kepada Wali Kota Lisa Halaby atas dedikasinya dalam pemberdayaan UMKM di Banjarbaru.

 

 

Foto : Medcenbjb, KementrianUMKM, Medcenkalsel
Sumber: Medcenbjb, KementrianUMKM, Medcenkalsel
(Editor/Alf/KimLutengBungas)

 

 

Kunjungi Juga :

Instagram: (@kel_landasanulintengah, @luteng_bungas, @infokim.id )